Raksasa Media Jerman Minta Pegawai Pro-Palestina Cari Kerja di Tempat Lain
Kamis, 24 Juni 2021 - 09:31 WIB
Baca juga: Semua Persiapan Selesai, Arab Saudi Siap Terima Kedatangan Jamaah Haji
Selama 11 hari, Israel melancarkan serangan udara di Jalur Gaza yang diblokade.
Baca juga: Blinken: Rusia Seharusnya Tidak Gunakan Energi sebagai Senjata
Pejabat kesehatan di Gaza mengatakan 254 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita, tewas dan lebih dari 1.900 terluka dalam pemboman Israel.
Axel Springer didirikan di Jerman Barat pada 1946. “Perusahaan ini memiliki Bild, Die Welt, Business Insider, Politico Europe, dan banyak merek berita lainnya, serta situs web iklan baris terbesar di Israel, Yad2,” ungkap laporan Yerusalem Post.
Di situs webnya, Axel Springer telah mencantumkan dengan tegas, "Kami mendukung orang-orang Yahudi dan hak keberadaan Negara Israel", sebagai salah satu dari lima nilai penting perusahaan.
Selama 11 hari, Israel melancarkan serangan udara di Jalur Gaza yang diblokade.
Baca juga: Blinken: Rusia Seharusnya Tidak Gunakan Energi sebagai Senjata
Pejabat kesehatan di Gaza mengatakan 254 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita, tewas dan lebih dari 1.900 terluka dalam pemboman Israel.
Axel Springer didirikan di Jerman Barat pada 1946. “Perusahaan ini memiliki Bild, Die Welt, Business Insider, Politico Europe, dan banyak merek berita lainnya, serta situs web iklan baris terbesar di Israel, Yad2,” ungkap laporan Yerusalem Post.
Di situs webnya, Axel Springer telah mencantumkan dengan tegas, "Kami mendukung orang-orang Yahudi dan hak keberadaan Negara Israel", sebagai salah satu dari lima nilai penting perusahaan.
Lihat Juga :