Mata-mata Top China Dilaporkan Membelot ke AS, Ungkap Rahasia COVID-19

Senin, 21 Juni 2021 - 09:02 WIB
Juga menambah intrik adalah laporan dari China bahwa Dong Jingwei menjadi tuan rumah pertemuan keamanan nasional pada 18 Juni yang bertujuan untuk menangkap "mata-mata dan pengkhianat". Namun, foto meyakinkan dirinya pada pertemuan tersebut belum muncul, memicu keraguan bahwa dia pernah menghadiri acara tersebut.

Laporan media lokal di China benar-benar telah memicu rumor bahkan lebih, di mana foto dari pertemuan keamanan yang diduga menunjukkan seorang pria yang banyak orang percaya sebenarnya bukan Dong Jingwei.

"Itu bukan foto Dong Jingwei," tulis salah satu pengguna Twitter.

"Jika Dong Jingwei tidak membelot, mengapa Beijing tidak memamerkannya di depan umum?" tulis pengguna Twitter lainnya.

"Karena tidak seorang pun, bahkan kepala kontra intelijen MSS, dapat berada di dua tempat (apalagi dua benua) pada saat yang sama...seseorang berbohong," imbuh pengguna Twitter yang lain.

Laporan tentang dugaan pembelotan Dong Jingwei muncul ketika kepala Organisasi Kesehatan Dunia, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, menolak untuk mengesampingkan teori kebocoran laboratorium Wuhan di KTT G-7. Dia meminta China untuk lebih transparan.

Tedros mengatakan bahwa sejauh ini 3,75 juta orang di seluruh dunia telah meninggal karena virus dan setidaknya 174 juta dipastikan telah tertular penyakit tersebut.

"Saya pikir rasa hormat yang pantas diterima orang-orang ini adalah mengetahui apa asal mula virus ini sehingga kita dapat mencegahnya terjadi lagi," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!