Kasus Mata-mata, Rusia Tuntut 18 Tahun Penjara untuk Mantan Marinir AS

Selasa, 26 Mei 2020 - 10:30 WIB
“Ini permainan oleh Badan Keamanan Federal Rusia,” ujar dia. (Baca Juga: WHO Peringatkan Puncak Kedua di Wilayah dengan Covid-19 Berkurang)

Otoritas AS menganggap dakwaan pada Whelan itu palsu dan mendesak Rusia membebaskan dia. AS menganggap kasus itu sebagai penghalang penting untuk perbaikan hubungan bilateral.

Whelan, 50, menggunakan kesempatan hadir di pengadilan untuk menyatakan dia diperlakukan buruk oleh para penjaga penjara dan tidak mendapat layanan medis. Otoritas Rusia menuduh Whelan memalsukan masalah kesehatannya untuk mendapat perhatian pada kasusnya. (Baca Juga: ‘Malaikat Maut’ Protes Pembukaan Pantai di Tengah Pandemi Covid-19)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!