Beri 1 Juta Vaksin Akan Kedaluwarsa, Israel Minta Imbalan Jatah Vaksin Palestina

Jum'at, 18 Juni 2021 - 19:02 WIB
Israel, yang telah dibuka kembali setelah memvaksinasi sekitar 85% dari populasi orang dewasanya, dihujani kritik karena tidak membagikan vaksinnya dengan 4,5 juta orang Palestina di Tepi Barat dan Gaza yang diduduki.

Israel telah melakukan salah satu program vaksinasi paling sukses di dunia, memungkinkannya untuk membuka kembali bisnis dan sekolah sepenuhnya. Minggu ini, pihak berwenang mencabut persyaratan untuk memakai masker di depan umum, salah satu pembatasan terakhir yang tersisa.

Kelompok hak asasi mengatakan bahwa Israel, sebagai kekuatan pendudukan, berkewajiban untuk memberikan vaksin kepada Palestina. Israel menyangkal memiliki kewajiban seperti itu, menunjuk pada perjanjian perdamaian sementara yang dicapai dengan Palestina pada 1990-an.

Baca juga: Kritik Serangan ke Gaza, Israel Sebut Pemimpin Indonesia dan Malaysia Tidak Jujur
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!