Israel Tangkap Imam Masjid Agung Lod atas Tuduhan Menghasut Kekerasan
Kamis, 17 Juni 2021 - 16:25 WIB
Setelah penangkapan Elbaz, kelompok pengawas sayap kanan Im Tirtzu mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Sudah waktunya lembaga penegak hukum menempatkan syeikh penghasut di balik jeruji besi. [Elbaz] berulang kali mendorong serangan terhadap Israel selama Operasi Penjaga Tembok [dan dia] perlu membayar harga untuk tindakannya sebagaimana diatur oleh hukum."
Operasi Penjaga Tembok adalah nama operasi militer Zionis Israel dalam perang 11 hari bulan lalu dengan kelompok Hamas di Jalur Gaza, Palestina.
Anggota Parlemen kubu sayap kanan, Itamar Ben-Gvir, memuji pihak berwenang karena menangkap Elbaz. Namun, dia mengatakan lebih banyak yang harus dilakukan untuk mengendalikan situasi.
“Itu adalah langkah pertama yang baik. Sekarang, dia harus dipenjara untuk memastikan dia tidak terus menyebarkan kebencian anti-Semit,” kata Ben-Gvir, seperti dikutip Israel Hayom.
Elbaz, yang memproklamirkan diri sebagai pendukung Cabang Utara Gerakan Islam yang dilarang di Israel, telah ditangkap sebelumnya atas tuduhan hasutan untuk melakukan kekerasan.
Operasi Penjaga Tembok adalah nama operasi militer Zionis Israel dalam perang 11 hari bulan lalu dengan kelompok Hamas di Jalur Gaza, Palestina.
Anggota Parlemen kubu sayap kanan, Itamar Ben-Gvir, memuji pihak berwenang karena menangkap Elbaz. Namun, dia mengatakan lebih banyak yang harus dilakukan untuk mengendalikan situasi.
“Itu adalah langkah pertama yang baik. Sekarang, dia harus dipenjara untuk memastikan dia tidak terus menyebarkan kebencian anti-Semit,” kata Ben-Gvir, seperti dikutip Israel Hayom.
Elbaz, yang memproklamirkan diri sebagai pendukung Cabang Utara Gerakan Islam yang dilarang di Israel, telah ditangkap sebelumnya atas tuduhan hasutan untuk melakukan kekerasan.
Lihat Juga :