Kelompok Milisi Myanmar Hentikan Serangan Terhadap Pasukan Pemerintah

Rabu, 16 Juni 2021 - 00:36 WIB
NUG tidak segera menanggapi permintaan komentar dan juru bicara militer tidak menjawab panggilan telepon.

Pengumuman KPDF datang beberapa hari setelah Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet mengutuk penggunaan senjata berat yang "keterlaluan" oleh tentara, termasuk di Negara Bagian Kayah, tetapi juga mendesak milisi untuk menjaga warga sipil dari bahaya.

Baca juga: Oposisi Myanmar Hilang Kepercayaan Terhadap ASEAN

Junta pada hari Senin mengatakan Bachelet gagal menyebutkan tindakan sabotase dan terorisme serta penderitaan dan kematian pasukan keamanan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!