Gara-gara Satu Suara, Tamat Sudah Rezim Netanyahu di Israel

Senin, 14 Juni 2021 - 07:14 WIB
Naftali Bennett, pemimpin aliansi Yamina dan salah satu tokoh kunci dalam koalisi "perubahan", telah dilantik sebagai PM baru Israel, menggantikan Netanyahu.

Pemungutan suara penting terjadi setelah sesi tegang di Knesset, yang membuat Bennett terus-menerus dicemooh oleh para pendukung Netanyahu selama pidatonya.

Sekutu kunci Bennett, Yair Lapid, memutuskan untuk melupakan pidatonya sepenuhnya, karena perilaku lawan-lawannya, yang beberapa di antaranya harus dikeluarkan dari ruang Parlemen oleh aparat keamanan.

Ketika Netanyahu berbicara, dia mengeklaim bahwa Israel akan mendapatkan "pemerintahan yang lemah" dengan koalisi "perubahan".

Dia bersikeras bahwa Bennett, yang akan menjadi PM berikutnya, tidak memiliki kedudukan global dan kredibilitas untuk melawan musuh bebuyutan negara Yahudi, Iran. Menurut Netanyahu, Teheran akan merayakannya setelah pemungutan suara yang menamatkan rezimnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!