Blinken: Iran Bisa Buat Bom Nuklir dalam Hitungan Pekan
Rabu, 09 Juni 2021 - 02:03 WIB
Pada Februari, Teheran menangguhkan beberapa inspeksi situs nuklirnya oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
IAEA mencapai kesepakatan tiga bulan sementara yang memungkinkannya melanjutkan dengan tingkat akses yang berkurang.
“Pada akhir Mei, pengaturan diperpanjang hingga 24 Juni, tetapi waktunya sekarang sangat singkat," papar Kepala IAEA Rafael Grossi.
"Saya bisa melihat ruang ini menyempit," ujar dia.
Dia menjelaskan, “Saya harap kita tidak akan melihat kapasitas inspeksi kita dibatasi lagi. Kita tidak dapat membatasi dan terus membatasi kemampuan para pemeriksa untuk memeriksa dan pada saat yang sama berpura-pura bahwa ada kepercayaan.”
“Di sinilah semua yang Anda lakukan dengan negara mana pun saling terhubung. Bagi saya jalan menuju kepercayaan melalui informasi, klarifikasi, inspeksi dan transparansi penuh,” ujar dia.
"Kita memiliki negara yang memiliki program nuklir yang sangat maju dan ambisius yang memperkaya pada tingkat yang sangat tinggi, sangat dekat dengan tingkat senjata," pungkas dia.
IAEA mencapai kesepakatan tiga bulan sementara yang memungkinkannya melanjutkan dengan tingkat akses yang berkurang.
“Pada akhir Mei, pengaturan diperpanjang hingga 24 Juni, tetapi waktunya sekarang sangat singkat," papar Kepala IAEA Rafael Grossi.
"Saya bisa melihat ruang ini menyempit," ujar dia.
Dia menjelaskan, “Saya harap kita tidak akan melihat kapasitas inspeksi kita dibatasi lagi. Kita tidak dapat membatasi dan terus membatasi kemampuan para pemeriksa untuk memeriksa dan pada saat yang sama berpura-pura bahwa ada kepercayaan.”
“Di sinilah semua yang Anda lakukan dengan negara mana pun saling terhubung. Bagi saya jalan menuju kepercayaan melalui informasi, klarifikasi, inspeksi dan transparansi penuh,” ujar dia.
"Kita memiliki negara yang memiliki program nuklir yang sangat maju dan ambisius yang memperkaya pada tingkat yang sangat tinggi, sangat dekat dengan tingkat senjata," pungkas dia.
(sya)
Lihat Juga :