PBB Selidiki Dugaan Kejahatan Perang Israel di Gaza, Netanyahu Marah
Jum'at, 28 Mei 2021 - 07:26 WIB
"Sekali lagi, mayoritas otomatis yang tidak bermoral di Dewan menutupi organisasi teroris genosida yang dengan sengaja menargetkan warga sipil Israel, sambil mengubah warga sipil Gaza menjadi perisai manusia," lanjut dia, mengacu pada Hamas.
"Israel bertindak secara sah untuk melindungi warganya selama konflik," imbuh dia.
"Penyelidikan atas tindakan ini merupakan ejekan terhadap hukum internasional dan mendorong teroris di seluruh dunia."
Kementerian Luar Negeri Israel juga menolak resolusi tersebut. "Negara Yahudi tidak dapat dan tidak akan bekerjasama dalam penyelidikan semacam itu," kata kementerian tersebut.
Ketegangan antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina di Gaza mulai meningkat pada bulan April atas rencana untuk mengusir keluarga Arab dari Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, dan agresi polisi Israel di Masjid Al-Aqsa.
Ketegangan memuncak dengan aksi saling serang rudal dan roket dari 6 hingga 21 Mei. Pertempuran itu mengakibatkan 248 orang, termasuk 66 anak-anak, tewas di Gaza dan 12 orang tewas di Israel.
"Israel bertindak secara sah untuk melindungi warganya selama konflik," imbuh dia.
"Penyelidikan atas tindakan ini merupakan ejekan terhadap hukum internasional dan mendorong teroris di seluruh dunia."
Kementerian Luar Negeri Israel juga menolak resolusi tersebut. "Negara Yahudi tidak dapat dan tidak akan bekerjasama dalam penyelidikan semacam itu," kata kementerian tersebut.
Ketegangan antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina di Gaza mulai meningkat pada bulan April atas rencana untuk mengusir keluarga Arab dari Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, dan agresi polisi Israel di Masjid Al-Aqsa.
Ketegangan memuncak dengan aksi saling serang rudal dan roket dari 6 hingga 21 Mei. Pertempuran itu mengakibatkan 248 orang, termasuk 66 anak-anak, tewas di Gaza dan 12 orang tewas di Israel.
Lihat Juga :