Saat Dunia Berebut, Hong Kong Justru akan Buang Jutaan Dosis Vaksin COVID-19

Selasa, 25 Mei 2021 - 11:35 WIB
"Semua vaksin memiliki tanggal kadaluwarsa," papar Thomas Tsang, mantan pengawas pusat Perlindungan Kesehatan, kepada radio RTHK.

Baca juga: Petugas Arab Saudi Disebut 'Pahlawan' Usai Gagalkan Serangan di Masjidil Haram

"Vaksin tidak dapat digunakan setelah tanggal kedaluwarsa dan pusat vaksinasi komunitas untuk BioNTech, menurut rencana saat ini, akan berhenti beroperasi setelah September," ungkap dia.

Dia menambahkan, “Seluruh dunia sedang berjuang untuk vaksin dan tidaklah benar bahwa kita dapat membeli vaksin dalam semalam dan kita sudah memilikinya. Apa yang kita miliki mungkin adalah semua yang kita miliki untuk sisa tahun ini,” papar dia.

Hong Kong membeli 7,5 juta dosis vaksin masing-masing vaksin Pfizer-BioNTech dan Sinovac China.

Sinovac belum disetujui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tetapi digunakan dengan cepat oleh para regulator kesehatan kota.

Hong Kong juga memesan di muka 7,5 juta dosis suntikan AstraZeneca tetapi membatalkan kesepakatan itu di awal tahun dengan pihak berwenang. Pemerintah berencana menggunakan uang itu untuk vaksin generasi kedua tahun depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!