Israel Andalkan Iron Dome, Indonesia Miliki Sistem Rudal Canggih NASAMS

Sabtu, 22 Mei 2021 - 13:24 WIB
Masalah lain untuk operasional Iron Dome adalah pasokan rudal pencegat Tamir yang terbatas, dan harganya mahal. Belum lagi efek sistem itu di lapangan seperti radiasinya menyebabkan kanker pada operator.

Hamas sendiri dilaporkan telah menimbun ribuan roket dan senjata lainnya. Terkadang Iron Dome meluncurkan dua rudal melawan satu roket untuk memastikan intersepsi berhasil. Jika senjata pertahanan Israel itu kehabisan rudal pencegat, korban bisa meningkat dengan cepat. Ini dapat memotivasi tindakan militer Israel untuk melawan peluncur roket musuh.

Menurut studi tahun 2016 oleh RAND Corporation, efektivitas Iron Dome bahkan mungkin menjadi kelemahan strategis. Karena serangan roket Hamas menyebabkan kerusakan yang sangat kecil, setiap tanggapan militer Israel dipandang tidak proporsional dan kasar.

NASAMS 2 Indonesia

Menurut laporan Asia Pacific Defense Journal, Indonesia telah menerima sistem pertahanan rudal Norwegian Advanced Surface to Air Missile System 2 (NASAMS 2), yang dipesannya dari Kongsberg Group Norwegia pada tahun 2017.

Foto-foto yang muncul dari halaman situs pertahanan Indonesia menunjukkan peluncur rudal NASAMS 2 milik unsur dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), sedang dipersiapkan dan dipersenjatai dan dikatakan akan disebarkan ke Ibu Kota Indonesia, Jakarta.

Baterai pertama diharapkan untuk mempertahankan fasilitas pemerintah yang bernilai tinggi, termasuk Istana Negara, dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!