AS: Israel Belum Kirim Bukti Ada Hamas di Gedung Media Gaza

Selasa, 18 Mei 2021 - 01:31 WIB
Kelompok hak asasi yang berbasis di London itu meminta Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menyelidiki serangan Israel di kamp pengungsi al-Shati.

"Serangan Israel terhadap gedung al-Jalaa yang menghancurkan rumah, Al-Jazeera, kantor Associated Press juga harus diselidiki sebagai kejahatan perang. Serangan itu sesuai dengan pola hukuman kolektif Israel terhadap penduduk Palestina," papar pernyataan Amnesty.

“Sekitar 200 warga Palestina telah tewas, termasuk 59 anak-anak dan 35 wanita, dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak pekan lalu,” ungkap Kementerian Kesehatan Palestina.

Lebih dari 1.300 orang juga terluka dan puluhan bangunan hancur atau rusak dalam serangan Israel.

Ketegangan baru-baru ini dimulai di Yerusalem Timur selama bulan suci Ramadhan dan menyebar ke Gaza sebagai akibat dari serangan Israel terhadap jamaah di kompleks Masjid Al-Aqsa dan upaya pengusiran warga Palestina di Sheikh Jarrah.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama perang Arab-Israel 1967.

Zionis mencaplok seluruh kota pada 1980 dalam tindakan yang tidak pernah diakui komunitas internasional.
Dapatkan berita terbaru, follow WhatsApp Channel SINDOnews sekarang juga!
(sya)
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More