Palestina Minta Indonesia Ikut Campur Aktifkan Mekanisme Internasional untuk Hukum Israel

Senin, 17 Mei 2021 - 17:38 WIB
"Proyek kolonial pemukim Israel di Palestina sejak awal telah berusaha untuk mengusir orang-orang Palestina dari rumah dan tanah mereka, dan untuk menggantikan mereka dengan orang-orang Yahudi Israel. Eskalasi dan serangan saat ini terhadap rakyat Palestina hanya dapat dipahami dalam konteks ini," sambungnya.

Kedutaan Besar Palestina menuturkan, semua organisasi HAM arus utama setuju tentang fakta bahwa masyarakat Palestina hidup di bawah situasi apartheid, dan kejahatan yang dilakukan terhadap orang Palestina adalah kejahatan perang. Baca juga: Gus Baha: Ini Sebab Mengapa Konflik Palestina-Israel Sulit Didamaikan

Pengusiran keluarga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem, yang akan dijadikan pengungsi untuk kedua kalinya, jelasnya, adalah bagian dari kebijakan eksplisit Israel untuk mengurangi jumlah warga Palestina di kota yang diduduki.

"Serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Masjid Suci Al-Aqsa di Yerusalem selama Ramadan, dan sebelum orang-orang Palestina merayakan Paskah Ortodoks, adalah upaya yang disengaja oleh kekuatan pendudukan untuk menyulut api lebih jauh," ungkapnya.

Gaza, ujarnya. sekarang berada di bawah pengepungan permanen dan terputus dari dunia selama 15 tahun, menderita serangan terburuk, dengan ribuan orang terluka, lebih dari 200 tewas termasuk wanita dan anak-anak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!