Presiden Brazil Duga COVID-19 Dibuat di Lab untuk Perang Biologis

Sabtu, 08 Mei 2021 - 00:10 WIB
Tetapi Bolsonaro sering meremehkan tingkat keparahan virus corona lebih dari satu kali. Dia secara aktif mendorong warganya untuk menentang perintah penguncian.

Jurnal medis Inggris The Lancet tahun lalu menyebut Bolsonaro sebagai "ancaman terbesar" terhadap respons pandemi COVID-19 di Brazil.

Baca juga: 'Tsunami' COVID India: 'Tuhan Tolong Kami, Tuhan Tolong India'

Bolsonaro terkenal menanggapi kritik tentang tanggapan pandemi negaranya dengan mengatakan, "Lalu apa? Apa yang Anda ingin saya lakukan?"

Brazil baru-baru ini mengalami sekitar 3.000 kematian sehari terkait COVID-19, dengan kasus baru yang baru saja menurun selama seminggu terakhir setelah gelombang infeksi kedua yang signifikan.

Brazil telah menderita dengan 14,9 juta kasus COVID-19. Menurut Universitas Johns Hopkins sekitar 73.000 kasus baru tercatat dalam 24 jam terakhir, dan sekitar 414.000 kematian sejak dimulainya pandemi.

Brazil menjadi negara dengan jumlah kasus COVID-19 terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan India.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!