Menhan AS: Perang Besar Berikutnya akan Sangat Berbeda dari Perang Lama

Minggu, 02 Mei 2021 - 06:07 WIB
Baca juga: Penyelundupan Manusia di AS, Lebih dari 90 Orang Dijejalkan di Satu Rumah

Kutipan pidato tersebut tidak menyebutkan saingan seperti China atau Rusia. Pernyataan itu muncul saat Amerika Serikat memulai penarikan pasukan tanpa syarat dari Afghanistan atas perintah dari Presiden Joe Biden yang bertujuan mengakhiri perang terpanjang Amerika dan mengatur ulang prioritas Pentagon.

Baca juga: Nyetir Telanjang, Wanita Penyiar Berita TV Ditangkap Polisi AS

Pengkritik mengatakan mundur dari Afghanistan tidak akan mengakhiri konflik internal negara itu, memadamkan ancaman terorisme atau membuat pengalaman dari perang kontra-pemberontakan selama 20 tahun menjadi tidak relevan, karena berbagai organisasi militan seperti ISIS menyebar ke penjuru dunia.

Austin mengakui dia telah menghabiskan "sebagian besar dari dua dekade terakhir untuk melaksanakan perang terakhir dari perang-perang lama," memahami berbagai pelajaran yang tidak akan dia lupakan.

Pernyataannya tampaknya tidak menentukan tindakan tertentu, atau memprediksi konflik tertentu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!