Rouhani: Jika Mau, Iran Bisa Memperkaya Uranium Hingga 90 Persen
Kamis, 15 April 2021 - 23:39 WIB
“Kami bisa melakukan (pengayaan) 60% sebelumnya. Hari ini kita bisa melakukan pengayaan 90% kalau mau, tapi kita tidak mencari bom nuklir,” ujarnya saat peresmian proyek petrokimia.
"Setiap kali Anda kembali ke komitmen JCPOA, kami akan segera kembali ke kewajiban kami dan pengayaan kami tidak akan di atas 3,67% seperti yang diizinkan oleh JCPOA," tambahnya, menurut kantor berita Mehr, yang dinukil Russia Today, Kamis (15/4/2021).
Prancis, Inggris dan Jerman telah menyatakan "keprihatinan" atas rencana Iran untuk mencapai pengayaan 60% dan memasang 1.000 sentrifugal nuklir tambahan di Natanz.
Baca juga: Menlu Iran: Sanksi dan Sabotase Tak Akan Paksa Kami Bernegosiasi
Trio 'E3' menandatangani JCPOA pada 2015, bersama dengan Rusia, China, Iran, Uni Eropa dan AS, sebelum Presiden Donald Trump mengumumkan penarikan sepihak Amerika dari kesepakatan itu pada 2018.
Penandatangan kesepakatan lainnya sedang menengahi pembicaraan tidak langsung untuk kebangkitan perjanjian antara Iran dan AS di Wina, Austria dengan diskusi dilanjutkan pada hari Kamis.
"Setiap kali Anda kembali ke komitmen JCPOA, kami akan segera kembali ke kewajiban kami dan pengayaan kami tidak akan di atas 3,67% seperti yang diizinkan oleh JCPOA," tambahnya, menurut kantor berita Mehr, yang dinukil Russia Today, Kamis (15/4/2021).
Prancis, Inggris dan Jerman telah menyatakan "keprihatinan" atas rencana Iran untuk mencapai pengayaan 60% dan memasang 1.000 sentrifugal nuklir tambahan di Natanz.
Baca juga: Menlu Iran: Sanksi dan Sabotase Tak Akan Paksa Kami Bernegosiasi
Trio 'E3' menandatangani JCPOA pada 2015, bersama dengan Rusia, China, Iran, Uni Eropa dan AS, sebelum Presiden Donald Trump mengumumkan penarikan sepihak Amerika dari kesepakatan itu pada 2018.
Penandatangan kesepakatan lainnya sedang menengahi pembicaraan tidak langsung untuk kebangkitan perjanjian antara Iran dan AS di Wina, Austria dengan diskusi dilanjutkan pada hari Kamis.
Lihat Juga :