AS Resmi Jatuhkan Sanksi Baru dan Usir Diplomat Rusia
Kamis, 15 April 2021 - 21:25 WIB
"Dan atas tindakan disinformasi dan campur tangan lainnya," kata Departemen Keuangan AS dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Kamis (15/4/2021). Baca juga: Memanas, AS Hendak Jatuhkan Sanksi dan Usir 10 Diplomat Rusia
Washington juga memberikan sanksi kepada delapan orang yang terkait dengan pendudukan dan penindasan Rusia yang sedang berlangsung di Crimea, yang dianeksasi Rusia dari Ukraina pada tahun 2014.
Sementara itu, Gedung Putih mengatakan telah mengusir 10 diplomat Rusia di Washington D.C., termasuk perwakilan dari badan intelijen Rusia dan untuk pertama kalinya, secara resmi menyebut Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) sebagai pelaku peretasan SolarWinds Corp.
"Apa yang akan diumumkan Biden hari ini, kami yakin, adalah langkah-langkah proporsional untuk membela kepentingan Amerika dalam menanggapi tindakan Rusia yang berbahaya termasuk gangguan dunia maya dan campur tangan pemilu," kata penasihat keamanan nasional AS, Jake Sullivan.
"Tujuannya adalah untuk memberikan tanggapan yang signifikan dan kredibel tetapi tidak untuk meningkatkan situasi." tukasnya. Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Cuma Merayap Tipis
Washington juga memberikan sanksi kepada delapan orang yang terkait dengan pendudukan dan penindasan Rusia yang sedang berlangsung di Crimea, yang dianeksasi Rusia dari Ukraina pada tahun 2014.
Sementara itu, Gedung Putih mengatakan telah mengusir 10 diplomat Rusia di Washington D.C., termasuk perwakilan dari badan intelijen Rusia dan untuk pertama kalinya, secara resmi menyebut Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) sebagai pelaku peretasan SolarWinds Corp.
"Apa yang akan diumumkan Biden hari ini, kami yakin, adalah langkah-langkah proporsional untuk membela kepentingan Amerika dalam menanggapi tindakan Rusia yang berbahaya termasuk gangguan dunia maya dan campur tangan pemilu," kata penasihat keamanan nasional AS, Jake Sullivan.
"Tujuannya adalah untuk memberikan tanggapan yang signifikan dan kredibel tetapi tidak untuk meningkatkan situasi." tukasnya. Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Cuma Merayap Tipis
(esn)
Lihat Juga :