Tak Bersalah Setelah Dipenjara 44 Tahun, Pria Ini Tolak Kompensasi Rp10 M

Minggu, 11 April 2021 - 11:19 WIB
"Meskipun bersyukur bahwa Tuan Long menerima USD750.000 sebagai kompensasi, jumlah tersebut sama sekali tidak cukup untuk mengkompensasinya setelah mengambil lebih dari 44 tahun kebebasannya," kata Jamie Lau, pengacara Long.

"Dia berada di dalam sangkar ketika kedua orang tuanya meninggal; ketika putranya berulang tahun dan lulus. Dia kehilangan segalanya selama 44 tahun itu, dan tentu saja dia pantas mendapatkan lebih dari yang dia terima," imbuhnya seperti dikutip dari CNN, Minggu (11/4/2021).

Long sendiri mengatakan bahwa ia berharap untuk melawan hukum dan mendapatkan apa yang layak ia dapatkan dari negara yang diyakini sengaja memenjarakannya.

"Segala sesuatu yang terjadi untuk menempatkan saya di balik jeruji besi memang di sengaja," kata Long.

Baca juga: Sempat Terpanjang di Dunia, Kuku Wanita Ini Dipotong setelah Hampir 30 Tahun

"Bagaimana kasus saya sama dengan seseorang yang dibebaskan dari tuduhan dengan DNA? Bagaimana Anda bisa mengatakan hidup saya hanya bernilai USD750.000? Seharusnya tidak pernah ada batasan pada kehidupan seseorang," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!