Bahrain Negara Muslim Arab Pertama Tak Kecam Pendudukan Israel terhadap Palestina

Kamis, 25 Maret 2021 - 13:49 WIB
PM Israel Benjamin Netanyahu (kiri) bersama Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif bin Rashid Al Zayani saat bertemu di Kantor PM Israel di Yerusalem Barat, 18 November 2020. Foto/Kantor PM Israel/Anadolu
JENEWA - Bahrain menjadi negara Muslim Arab pertama yang tidak mengecam pelanggaran Israel terhadap Palestina yang di wilayah yang diduduki. Negara Teluk itu memilih absen dalam pemungutan suara untuk mosi badan PBB yang mengecam pelanggaran rezim Zionis.

Stasiun televisi Al-Mayadeen, yang dilansir Middle East Monitor, Kamis (25/3/2021), melaporkan Bahrain sebagai negara Arab yang tidak memberikan suara karena tidak menghadiri sesi pemungutan suara UNHCR (Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi).



Baca juga: Blunder, Jet Tempur Siluman F-35 AS Terkena Pelurunya Sendiri

Mosi itu diajukan untuk pemungutan suara di UNHRC pada Selasa malam, di mana 32 dari 47 negara memberikan suara untuk mosi UNHCR mengecam pelanggaran Israel. Bahrain seperti halnya negara-negara Uni Eropa yang telah berulang kali abstain atau belum menghadiri sesi untuk menghindari pemungutan suara melawan rezim Zionis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!