Rusia: Keputusan Inggris Menambah Bom Nuklir Jadi 260 Ilegal

Senin, 22 Maret 2021 - 08:36 WIB
Baca juga: Iran Sebut PM Inggris Munafik karena Menambah Bom Nuklirnya Sendiri

Kelin, yang dikutip kantor berita Rusia, mengatakan bahwa hubungan politik antara London dan Moskow—yang telah menjadi tegang dari berbagai peristiwa mulai dari pemenjaraan politisi oposisi Alexei Navalny hingga serangan racun Novichok terhadap agen ganda Rusia dan putrinya pada tahun 2018—"hampir mati".

Menurut Kelin, hanya ikatan budaya dan ekonomi yang tersisa dari hubungan kedua negara. Dia mengaku terakhir kali dia berbicara dengan Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab pada Desember 2019.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!