Israel Terima Surat dari ICC

Jum'at, 19 Maret 2021 - 00:47 WIB
Menurut laporan, Israel memiliki waktu 30 hari untuk menanggapi dan diyakini akan, bergeser dari posisi sebelumnya menolak untuk bekerja sama dengan pengadilan internasional, tetapi mereka diharapkan untuk mempertanyakan yurisdiksi hukum ICC untuk menyidangkan kasus tersebut.

Masa jabatan ketua jaksa saat ini di ICC, Fatou Bensouda, berakhir pada bulan Juni, dan Israel berharap penggantinya, anggota parlemen Inggris Karim Khan, akan lebih menguntungkan Israel, dan bahkan dapat mengakhiri penyelidikan sama sekali seperti dikutip dari Al Araby, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Penasihat Ratu Inggris Terpilih Jadi Jaksa ICC

Di tengah laporan bahwa ICC dapat mulai mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap mantan perwira militer Israel dalam beberapa bulan mendatang, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Benny Gantz telah mencari dukungan dari sekutu Eropa, menurut penyiar publik Kan.

Kedua pria itu berargumen bahwa ICC bias dan bahwa sistem hukum independen untuk menuntut kejahatan perang sudah ada di Israel.

Upaya Netanyahu dan Gantz didukung oleh Presiden Reuven Rivlin dan kepala IDF Aviv Kohavi, yang saat ini sedang dalam perjalanan tiga hari ke Eropa untuk membela kasus Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!