Siswi Prancis Bohong tentang Guru yang Dipenggal karena Kartun Nabi Muhammad
Selasa, 09 Maret 2021 - 13:35 WIB
"Dia berbohong karena merasa terjebak dalam spiral karena teman-teman sekelasnya memintanya menjadi juru bicara,” kata pengacara siswi itu, Mbeko Tabula, kepada AFP yang dilansir Selasa (9/3/2021). Pernyataan pengacara itu sekaligus membenarkan laporan serupa sebelumnya oleh surat kabar Parisien.
Paty menunjukkan kartun tersebut—yang pertama kali diterbitkan di majalah Charlie Hebdo dan dianggap ofensif oleh banyak Muslim—selama mengajar tentang kewarganegaraan di mana para siswa memperdebatkan kebebasan berbicara dan penistaan agama.
Anak sekolah, yang sudah diancam akan dikeluarkan karena masalah disiplin, tidak ada di dalam kelas ketika Paty mengajar.
Sejak saat itu, siswi yang membuat klaim palsu tentang Paty tersebut dituduh memfitnah, sementara ayahnya dan pria lain—seorang pengkhotbah dan juru kampanye Islam—telah didakwa dengan tuduhan "keterlibatan dalam pembunuhan".
Baca juga: Biden Tunjuk 2 Wanita Jadi Jenderal, Lawan Serangan Seks di Militer AS
Paty menunjukkan kartun tersebut—yang pertama kali diterbitkan di majalah Charlie Hebdo dan dianggap ofensif oleh banyak Muslim—selama mengajar tentang kewarganegaraan di mana para siswa memperdebatkan kebebasan berbicara dan penistaan agama.
Anak sekolah, yang sudah diancam akan dikeluarkan karena masalah disiplin, tidak ada di dalam kelas ketika Paty mengajar.
Sejak saat itu, siswi yang membuat klaim palsu tentang Paty tersebut dituduh memfitnah, sementara ayahnya dan pria lain—seorang pengkhotbah dan juru kampanye Islam—telah didakwa dengan tuduhan "keterlibatan dalam pembunuhan".
Baca juga: Biden Tunjuk 2 Wanita Jadi Jenderal, Lawan Serangan Seks di Militer AS
Lihat Juga :