Siswi Prancis Bohong tentang Guru yang Dipenggal karena Kartun Nabi Muhammad

Selasa, 09 Maret 2021 - 13:35 WIB
Pemenggal Paty ditembak mati oleh polisi tak lama setelah melakukan serangan.

Surat kabar Parisien kemarin melaporkan bahwa kontak terakhir pelaku pemenggalan itu adalah dengan seseorang di Suriah yang merupakan anggota kelompok “jihadis”.

Rancangan undang-undang keamanan baru yang sedang dibahas di parlemen Prancis akan menjadikan hal seperti yang dilakukan siswi itu sebagai pelanggaran yang dapat dipenjara. Alasannya, karena mempublikasikan informasi secara online tentang pegawai negeri yang dapat membahayakan pegawai tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!