Demonstran Myanmar Gantung Baju Wanita di Tali Jemuran untuk Perlindungan
Minggu, 07 Maret 2021 - 04:04 WIB
Baca juga: Paus Fransiskus Kunjungi Tempat Kelahiran Nabi Ibrahim di Irak
“Generasi muda sekarang sudah tidak percaya lagi, tapi para tentara masih percaya, dan itu kelemahan mereka. Jadi, kami mungkin mendapatkan lebih banyak waktu untuk berlari jika mereka mendatangi kami jika terjadi keadaan darurat,” papar dia.
Lihat infografis: Israel Siap Serang Iran Sendirian, Update Rencana Serangan
Video di media sosial menunjukkan polisi menurunkan tali jemuran pakaian itu sebelum melintasinya.
Secara tradisional berjalan di bawah baju yang digunakan untuk menutupi bagian pribadi wanita bukan hanya mendatangkan nasib buruk, tetapi juga mengebiri pria.
Reuters tidak dapat menghubungi polisi untuk dimintai komentar.
“Generasi muda sekarang sudah tidak percaya lagi, tapi para tentara masih percaya, dan itu kelemahan mereka. Jadi, kami mungkin mendapatkan lebih banyak waktu untuk berlari jika mereka mendatangi kami jika terjadi keadaan darurat,” papar dia.
Lihat infografis: Israel Siap Serang Iran Sendirian, Update Rencana Serangan
Video di media sosial menunjukkan polisi menurunkan tali jemuran pakaian itu sebelum melintasinya.
Secara tradisional berjalan di bawah baju yang digunakan untuk menutupi bagian pribadi wanita bukan hanya mendatangkan nasib buruk, tetapi juga mengebiri pria.
Reuters tidak dapat menghubungi polisi untuk dimintai komentar.
Lihat Juga :