Menlu Retno Tegaskan Restorasi Demokrasi di Myanmar Harus Terus Didorong
Selasa, 02 Maret 2021 - 20:37 WIB
"Kedua, restorasi demokrasi kembali ke situasi normal harus terus didorong. Indonesia menegaskan keinginan, kepentingan dan suara rakyat Myanmar harus dihormati. Demokrasi menjamin kebebasan berpendapat. Demokrasi juga menuntut adanya komunikasi dan dialog," ujarnya.
"Dalam sejarahnya, saya sampaikan ASEAN selalu mengutamakan dialog dalam menyelesaikan masalah. Kebiasaan dialog ini telah berkontribusi bagi keberlangsungan hidup ASEAN selama lebih dari 50 tahun," sambungnya.
Untuk itu, Retno mengatakan, Indonesia mendesak agar semua pihak terkait untuk memulai dialog dan komunikasi, dan Kondisi yang kondusif bagi komunikasi dan dialog harus segera diciptakan termasuk melepaskan tahanan politik.
Menurutnya, komunikasi dan dialog internal antara sesama pemangku kepentingan di Myanmar tentunya selalu menjadi pilihan terbaik. Namun, Indonesia yakin bahwa ASEAN juga siap untuk memfasilitasi dialog tersebut jika diminta.
"Yang ketiga, perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan kawasan harus terus dijaga. Rakyat ASEAN telah merasakan perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan selama puluhan tahun. Indonesia menekankan bahwa semua negara anggota ASEAN memiliki kewajiban untuk menjaga situasi ini. Jika kita gagal mempertahankan situasi ini, maka kita tidak akan dapat mewariskan perdamaian kepada anak dan cucu kita," ungkapnya.
"Dalam sejarahnya, saya sampaikan ASEAN selalu mengutamakan dialog dalam menyelesaikan masalah. Kebiasaan dialog ini telah berkontribusi bagi keberlangsungan hidup ASEAN selama lebih dari 50 tahun," sambungnya.
Untuk itu, Retno mengatakan, Indonesia mendesak agar semua pihak terkait untuk memulai dialog dan komunikasi, dan Kondisi yang kondusif bagi komunikasi dan dialog harus segera diciptakan termasuk melepaskan tahanan politik.
Menurutnya, komunikasi dan dialog internal antara sesama pemangku kepentingan di Myanmar tentunya selalu menjadi pilihan terbaik. Namun, Indonesia yakin bahwa ASEAN juga siap untuk memfasilitasi dialog tersebut jika diminta.
"Yang ketiga, perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan kawasan harus terus dijaga. Rakyat ASEAN telah merasakan perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan selama puluhan tahun. Indonesia menekankan bahwa semua negara anggota ASEAN memiliki kewajiban untuk menjaga situasi ini. Jika kita gagal mempertahankan situasi ini, maka kita tidak akan dapat mewariskan perdamaian kepada anak dan cucu kita," ungkapnya.
Lihat Juga :