AS Berencana Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB untuk 'Lindungi' Israel
Rabu, 24 Februari 2021 - 21:32 WIB
Pemilihan untuk badan yang beranggotakan 47 orang itu dijadwalkan berlangsung pada Sidang Umum PBB pada bulan Oktober.Baca juga: Sarkofagus Era Romawi Berusia 1.800 Tahun Ditemukan di Israel
Dewan, yang dibentuk pada 2006, secara rutin mengadopsi resolusi yang mengutuk dugaan pelanggaran oleh Israel di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki. Sebuah langkah yang dinilai bias oleh AS.
Blinken menuturkan, saat AS kembali bergabung, mereka akan mencoba menekan Dewan HAM PBB untuk bertindak lebih proporsional terhadap Israel.
"Saat AS kembali terlibat, kami mendesak Dewan HAM untuk melihat bagaimana mereka menjalankan bisnisnya. Itu termasuk fokusnya yang tidak proporsional pada Israel. Kami akan terus menyerukan pelanggaran di tempat-tempat seperti Venezuela, Nikaragua, Kuba dan Iran," ujarnya.
Dia kemudian menyinggung soal Rusia, Venezuela dan China, menjadi anggota Dewan HAM. Di mana dia menegaskan negara-negara itu tidak pantas menjadi anggota karena memiliki catatan HAM yang buruk.
Dewan, yang dibentuk pada 2006, secara rutin mengadopsi resolusi yang mengutuk dugaan pelanggaran oleh Israel di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki. Sebuah langkah yang dinilai bias oleh AS.
Blinken menuturkan, saat AS kembali bergabung, mereka akan mencoba menekan Dewan HAM PBB untuk bertindak lebih proporsional terhadap Israel.
"Saat AS kembali terlibat, kami mendesak Dewan HAM untuk melihat bagaimana mereka menjalankan bisnisnya. Itu termasuk fokusnya yang tidak proporsional pada Israel. Kami akan terus menyerukan pelanggaran di tempat-tempat seperti Venezuela, Nikaragua, Kuba dan Iran," ujarnya.
Dia kemudian menyinggung soal Rusia, Venezuela dan China, menjadi anggota Dewan HAM. Di mana dia menegaskan negara-negara itu tidak pantas menjadi anggota karena memiliki catatan HAM yang buruk.
(esn)
Lihat Juga :