4 Kapal Perang AS Berpotensi Konfrontasi dengan Tanker Iran di Karibia

Senin, 18 Mei 2020 - 08:58 WIB
Dalam sepucuk surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Zarif memperingatkan bahaya dari gerakan Amerika dalam mengerahkan Angkatan Laut-nya ke Karibia untuk campur tangan dan menciptakan gangguan dalam pengiriman bahan bakar Iran ke Venezuela.

"Tindakan seperti itu akan (menjadi) ilegal dan merupakan bentuk pembajakan," kata Kementerian Luar Negeri Iran. "AS akan bertanggung jawab atas konsekuensinya."

Seorang pejabat senior di dalam pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada kantor berita Reuters pada Kamis pekan lalu bahwa AS sedang mempertimbangkan langkah-langkah yang dapat diambil sebagai tanggapan atas pengiriman bahan bakar Iran ke Venezuela, negara yang dilanda krisis ekonomi dan politik.

Wakil Zarif, Abbas Araghchi, telah memanggil duta besar Swiss di Iran, yang mewakili kepentingan Washington di Teheran, untuk menyampaikan peringatan serius Iran pada hari Minggu. Araghchi mengatakan setiap ancaman potensial terhadap kapal tanker Iran akan disambut dengan respons cepat dan tegas.

AS telah menjatuhkan sanksi sepihak yang bertujuan mengakhiri ekspor minyak oleh Iran dan Venezuela. Kedua negara tersebut merupakan produsen minyak mentah utama. (Baca juga: Kehabisan Uang, Venezuela Bayar Bantuan Iran dengan 9 Ton Emas )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!