Trump Divonis Bebas, Biden: Demokrasi Sudah Sangat Rapuh

Minggu, 14 Februari 2021 - 19:07 WIB
“Meskipun pemungutan suara akhir tidak menghasilkan vonis, substansi dakwaan tidak dalam sengketa. Bahkan, mereka yang menentang hukuman, seperti Pemimpin Minoritas Senat (Mitch) McConnell, percaya Donald Trump bersalah atas 'kelalaian yang memalukan' dan bertanggung jawab secara praktis dan moral untuk memprovokasi kekerasan yang terjadi di Capitol," sambungnya.

Ia juga mengaku sedang memikirkan petugas polisi Capitol Hill, Brian Sicknick, yang terbunuh selama pengepungan Capitol Hill pada 6 Januari, serta petugas lain yang berjaga dan mereka yang kehilangan nyawa.

Dia memuji keberanian mereka yang melakukan upaya untuk melindungi integritas demokrasi AS, termasuk anggota Partai Demokrat dan Republik, pejabat dan hakim pemilu, perwakilan terpilih, dan pekerja pemungutan suara.

“Babak menyedihkan dalam sejarah kita ini mengingatkan kita bahwa demokrasi itu rapuh. Bahwa itu harus selalu dipertahankan. Bahwa kita harus selalu waspada," ujarnya. Baca juga: Diputus Bebas, Trump: Gerakan MAGA Baru Saja Dimulai

"Kekerasan dan ekstremisme tidak memiliki tempat di Amerika, dan bahwa kita masing-masing memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai orang Amerika, dan terutama sebagai pemimpin, untuk membela kebenaran dan mengalahkan kebohongan," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!