Indonesia Tahan Perempuan Inggris yang Masuk Daftar Tersangka Teror Global

Rabu, 03 Februari 2021 - 04:02 WIB
Baca juga: Asyik Senam, Wanita Ini Tak Sengaja Merekam Kudeta Militer Myanmar

Masih menurut sumber tersebut, Sailar menjalankan badan amal yang dinamai almarhum suaminya, yang mengirimkan bantuan untuk wanita dan anak-anak di Suriah yang dilanda konflik.

Ghozali dan seorang sumber mengatakan dia tiba di Indonesia pada tahun 2005 sebagai relawan medis untuk yayasan kemanusiaan berbasis Kristen yang membantu para korban bencana alam.

Baca juga : Kiamat Sudah Dekat, Tanda-Tanda yang Disebut Rasulullah Terus Bermunculan

Sailar lahir di Manchester pada 20 Februari 1973 dan memegang paspor Inggris. Dia memiliki setidaknya dua alias.

Pasukan anti-teror Indonesia memeriksa Sailar tetapi tidak ada dakwaan yang diajukan. "Jadi kami sekarang fokus ke urusan keimigrasian," kata pengacaranya, seraya menambahkan Sailar ingin tetap di Indonesia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!