Perusahaan China Ini Dicurigai Hendak Mengoleksi DNA Orang-orang AS

Sabtu, 30 Januari 2021 - 09:07 WIB
Evanina, seperti banyak pejabat AS lainnya, khawatir China akan menggunakan perusahaan seperti BGI Group untuk mengumpulkan biodata, yang menurutnya merupakan ancaman keamanan nasional karena dunia mulai lebih memperhatikan aset tersebut.

Menurutnya, biodata dapat menentukan jalur perawatan kesehatan, menunjukkan jenis masalah medis yang lazim sekarang atau di masa depan, memungkinkan entitas untuk membuat monopoli atas terapi atau obat-obatan yang diperlukan untuk mengobatinya.

"Ini menunjukkan pola pikir jahat Partai Komunis China, untuk memanfaatkan krisis dunia seperti COVID," kata Evanina. "Kami memberikan nasihat kepada tidak hanya setiap orang Amerika, tetapi juga untuk rumah sakit, asosiasi, dan klinik."

Baca juga: Taktik Mengerikan Jenderal Iran untuk Orang Israel: 'Jangan Buru-buru Dibinasakan!'

"Mengetahui bahwa BGI adalah perusahaan China, apakah kita mengerti kemana perginya datanya?," paparnya.

Evanina mengatakan dia yakin China bergerak agresif untuk mengendalikan komoditas yang saat ini tidak dihargai oleh kebanyakan orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!