Pemberontak Kongo Bantai Puluhan Etnis Pygmy, Beberapa Dipenggal

Sabtu, 16 Januari 2021 - 07:27 WIB
Menurut Koordinator Daerah Pemerintah Provinsi, Rachel Taruwayo, sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak.

Pada bulan Juli lalu, PBB mengatakan, ADF telah meningkatkan serangannya terhadap warga sipil di provinsi timur Kongo dalam beberapa tahun terakhir.

"Serangan-serangan ini telah menewaskan lebih dari 1.000 orang antara Januari 2019 dan Juni 2020 dan mungkin merupakan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan," menurut PBB.

Baca juga: PBB Dorong Investigasi Serangan pada Personel TNI di Kongo

Kelompok tersebut telah memerangi pemerintah di Afrika Timur itu sejak 1990-an dan memiliki hubungan dengan beberapa kelompok teroris internasional.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!