Dihukum Penjara 1.075 Tahun, Harun Yahya Menolak Dikaitkan dengan Gerakan Gulen
Jum'at, 15 Januari 2021 - 20:15 WIB
Karenanya, tuduhan bahwa Harun Yahya berkomplot dengan Gulen janggal. Tuduhan ini diduga untuk mengotori nama baik Fethullah Gulen. Terlebih, gerakan Gulen selama ini selalu mengutamakan perdamaian serta toleransi yang mereka kembangkan di seluruh dunia.
”Setiap kali Erdogan terpojok maka isu komunitas Gulen dijadikan sebagai senjata,” ujar Imam Abdullah Antepli, profesor hubungan antaragama di Universitas Duke, Carolina, AS, beberapa waktu lalu.
Laporan lain yang dilansir Middle East Eye, pada sekitar tahun 1990-an Adnan Oktar bersama pengikutnya pernah menyatakan dukungan kepada Necmettin Erbakan, seorang politikus konservatif, mantan Perdana Menteri yang juga mantan Ketua Partai Kesejahteraan. Partai itu kemudian berubah menjadi Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang kini berkuasa dan dipimpin oleh Presiden Erdogan.
Baca juga: Inilah 10 Kontroversi Harun Yahya, Termasuk Punya 1.000 Pacar
Karenanya, saat ditangkap pada 11 Juli 2018, Adnan Oktar mengaku terkejut dengan tuduhan itu karena dia merupakan pendukung Erdogan dalam pemilu bulan Juni. Dia merasa yakin jika Presiden Erdogan tidak mengetahui operasi penangkapannya.
”Setiap kali Erdogan terpojok maka isu komunitas Gulen dijadikan sebagai senjata,” ujar Imam Abdullah Antepli, profesor hubungan antaragama di Universitas Duke, Carolina, AS, beberapa waktu lalu.
Laporan lain yang dilansir Middle East Eye, pada sekitar tahun 1990-an Adnan Oktar bersama pengikutnya pernah menyatakan dukungan kepada Necmettin Erbakan, seorang politikus konservatif, mantan Perdana Menteri yang juga mantan Ketua Partai Kesejahteraan. Partai itu kemudian berubah menjadi Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang kini berkuasa dan dipimpin oleh Presiden Erdogan.
Baca juga: Inilah 10 Kontroversi Harun Yahya, Termasuk Punya 1.000 Pacar
Karenanya, saat ditangkap pada 11 Juli 2018, Adnan Oktar mengaku terkejut dengan tuduhan itu karena dia merupakan pendukung Erdogan dalam pemilu bulan Juni. Dia merasa yakin jika Presiden Erdogan tidak mengetahui operasi penangkapannya.
Lihat Juga :