Trump Disebut Punya Rencana Memprovokasi Iran untuk Perang dengan AS

Rabu, 06 Januari 2021 - 04:27 WIB
Dia berargumen bahwa presiden yang akan lengser itu masih memiliki cukup waktu untuk menjalankan plot, tetapi menambahkan bahwa publik masih punya waktu untuk menghentikannya.

"Saya pikir orang-orang yang memiliki akses ke sana, saya akan mendorong—saya benar-benar mendorong—Anda untuk membagikan informasi itu, tidak hanya dengan Kongres, terutama DPR, dan untuk pers, sehingga kita memiliki kesempatan untuk menghindari (konflik)," kata Ellsberg seperti dikutip Sputniknews, Rabu (6/1/2021).

Whistleblower, yang pernah membeberkan bocoran informasinya yang dikenal sebagai "Pentagon Papers" itu tidak memberikan bukti yang mendukung klaimnya bahwa Trump memiliki rencana untuk memprovokasi Iran agar berperang dengan AS. Dia juga tidak mengungkapkan sumber apa pun yang memberi tahu dia tentang hal itu.

Namun, Ellsberg menyatakan keyakinannya bahwa informasi tentang plot tersebut ada dalam file bertanda "Top Secret" atau "Classified".

Ellsberg mencatat sejarah setelah membocorkan ribuan halaman dokumen Pentagon kepada pers, menunjukkan bahwa pemerintah AS tahu sejak awal bahwa hampir mustahil baginya untuk memenangkan Perang Vietnam. (Baca: Xi Jinping Perintahkan Tentara China Siap Perang Kapan Saja Tanpa Takut Mati )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!