Pemerintah Jepang Isyaratkan Umumkan Keadaan Darurat di Tokyo

Senin, 04 Januari 2021 - 23:30 WIB
Deklarasi darurat akan menandai perubahan sikap Perdana Menteri Yoshihide Suga, yang telah menolak langkah drastis seperti itu meskipun ada kritik bahwa pemerintah bertindak terlalu lambat. ( Baca juga: Jepang Konfirmasi Lima Orang Positif Terinfeksi Strain Baru Covid-19 )

Suga, dalam konferensi pers di Tokyo, menjelaskan alasan dia kemungkinan menyetujui deklrasi keadaan darurat ini. Dia mengatakan, salah satu alasanya adalah tidak ada tanda-tanda penurunan kasus Covid-19 di wilayah Tokyo dan tiga prefektur di sekitarnya.

"Bahkan selama tiga hari liburan Tahun Baru, kasus tidak turun di wilayah Tokyo yang lebih besar. Kami merasa perlu pesan yang lebih kuat,” kata Suga, seperti dilansir Reuters pada Senin (4/1/2021).

Namun, Suga tidak mengatakan kapan pemerintah akan membuat keputusan, atau pembatasan apa yang akan menyusul. Keadaan darurat pertama, diumumkan musim semi lalu, berlangsung lebih dari sebulan, memaksa sekolah dan bisnis yang tidak penting untuk tutup.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!