Prancis Tutupi Kejahatan UEA di Penjara Rahasia Yaman

Kamis, 17 Desember 2020 - 06:07 WIB
Dia menunjukkan bahwa pemerintah Prancis memberikan pinjaman USD263 juta kepada sejumlah perusahaan, termasuk Total, ketika pabrik Balhaf didirikan. (Lihat Infografis: Presiden Joko Widodo Urutan 12 Tokoh Muslim Berpengaruh 2021)

“Beberapa hari yang lalu, Anda memberikan Legiun d'Honneur kepada (Presiden Mesir) al-Sisi. Hari ini, keheningan Anda menutupi kejahatan yang dilakukan UEA di satu pabrik yang dibangun dengan dukungan Prancis,” papar dia. (Lihat Video: Kebakaran Dahsyat Hanguskan Pabrik di Brisbane, Australia)

Dia juga membahas masalah ini dalam posting di Twitter, mengatakan, “Saya yakin pemerintah telah memutuskan untuk tidak marah dengan 'sekutu Emirat' yang kepadanya mereka menjual senjata senilai 1,4 miliar euro (lebih dari $ 1,7 miliar) pada 2019.”

Masalah ini pertama kali terungkap menyusul laporan oleh media Prancis, Le Monde pada November tahun lalu.

Laporan tersebut mengutip kesaksian orang-orang yang ditahan dan menjadi sasaran tindakan tidak manusiawi, termasuk penyiksaan di penjara rahasia itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!