Klaim Terbaru Iran: Ilmuwan Nuklirnya Dibunuh Senjata NATO

Kamis, 10 Desember 2020 - 02:00 WIB
Pada awalnya, pejabat Iran melaporkan Fakhrizadeh, yang merupakan kepala pusat inovasi Kementerian Pertahanan Iran, tewas oleh senapan mesin yang dikendalikan dari jarak jauh setelah meninggalkan mobil lapis baja miliknya. Pembunuhan di dekat kota Absard itu terjadi dua hari sebelum peringatan 10 tahun kematian fisikawan nuklir Iran lainnya, Majid Shahriari.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim Fakhrizadeh dibunuh dengan senjata canggih yang dikontrol oleh satelit. (Baca juga: Iran Akui Pembunuhan Ilmuwan Nuklirnya Canggih, Senjata Israel Disalahkan )

Para pejabat tinggi Iran menuduh Israel memiliki peran dalam pembunuhan itu dan berjanji akan memberikan tanggapan. Beberapa pejabat Iran juga menduga ada keterlibatan Amerika Serikat dan Arab Saudi.

Israel secara resmi tidak berkomentar atas pembunuhan Fakhrizadeh. Sedangkan Arab Saudi membantah terlibat.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!