Viral, Tentara Azerbaijan Diduga Penggal Pria Tua Etnis Armenia

Kamis, 10 Desember 2020 - 00:48 WIB
Dalam rekaman video yang tidak diautentikasi, dan telah dibagikan secara luas oleh pengguna media sosial, seorang pria tua yang dilaporkan sebagai etnis Armenia yang tinggal di Nagorno-Karabakh terlihat ditembaki oleh seorang pria berseragam tentara, sebelum dipenggal. (Baca juga: Seorang Wanita Arab Calonkan Diri sebagai Presiden Israel )

Pada bulan Oktober, video viral lainnya memicu kekhawatiran bahwa kejahatan perang dilakukan dalam konflik tersebut. Rekaman video saat itu menunjukkan dua pria Armenia ditangkap sebelum ditembak dengan tangan terikat di belakang punggung. Otoritas Armenia mengidentifikasi mereka bernama Benik Hakobyan, 73, dan Yuri Adamyan, 25.

Dewan Eropa, pengawas hukum teratas di benua itu, mengonfirmasi bahwa mereka akan memeriksa video tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia. Namun, keesokan harinya, pejabat hukum tertinggi Azerbaijan mengumumkan bahwa penyelidikan atas video tersebut menyimpulkan bahwa video itu palsu.

Pada saat itu, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengatakan kepada wartawan bahwa ketegangan etnis yang mendalam mendukung konflik tersebut. Dia mengklaim bahwa Turki—yang memberikan dukungan kepada Azerbaijan—telah kembali ke Kaukasus Selatan seratus tahun kemudian untuk melanjutkan kebijakan genosida terhadap orang Armenia.

Baku juga menuduh Yerevan melakukan pelanggaran serupa terhadap hukum yang mengatur perang. Pada November, Azerbaijan mengumumkan bahwa mereka akan membuka penyelidikan atas potensi kejahatan yang dilakukan oleh kedua belah pihak selama pertempuran sengit atas provinsi yang disengketakan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!