Pertama dalam Sejarah AS, Perempuan Pimpin Kapal Induk Nuklir

Rabu, 09 Desember 2020 - 01:04 WIB
Dalam sebuah wawancara dengan CBS News pada 2018, dia mengatakan bahwa undang-undang mengubah hidupnya.

"Kami adalah kelas pertama yang lulus karena mengetahui dan merasa terhormat dengan hak istimewa untuk bisa ikut mengabdi bersama rekan-rekan kami lainnya dalam pertempuran," katanya.

Setelah mendapatkan sayapnya selama dua tahun dari akademi, dia bergabung dengan Helikopter Anti-kapal selam Squadron Light (HSL) 45, juga dikenal sebagai "Wolfpack," dan ditempatkan di kapal perusak USS John Young, mendukung operasi larangan maritim.

Kemudian, dia dipilih untuk memimpin Helicopter Maritime Strike Squadron (HSM) 70, mendukung Operation Enduring Freedom di atas kapal induk USS George H.W. Bush. (Baca juga: Jet Tempur F-18 Super Hornet Australia Senilai Rp785,6 Miliar Jatuh )

Selama kariernya yang luar biasa, yang juga terlibat sebagai pilot instruktur, Bauernschmidt telah menghabiskan lebih dari 3.000 jam terbang di pesawat Angkatan Laut. Catatan itu merupakan data resmi Angkatan Laut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!