Krisis Keuangan, Badan Bantuan PBB untuk Palestina Berada di 'Tepi Jurang'

Minggu, 29 November 2020 - 22:23 WIB
"Dengan arus kas Badan pada level terendah sejak 2012, dan dengan kebutuhan pengungsi yang sangat tinggi karena dampak Covid-19, risiko penyintas GBV (kekerasan berbasis gender) menjadi akut jika dukungan kepada mereka terancam," sambungnya.

Dia menyatakan, bukan hanya bantuan kepada para pengungsi Palestina yang terhambat, tapi juga pembayaran gaji untuk staf mereka turut terhambat akibat krisis ini.

(Baca: Hari Anak Sedunia: Ratusan Anak Palestina Ditahan Israel )

“Sampai hari ini, saya belum punya dana yang cukup untuk membayar gaji November kepada staf UNRWA yang berada di garis depan pandemi Covid-19,” ucap Lazzarini.

Meski demikian, dia menegaskan kembali jaminan badan PBB untuk terus memberikan layanan kepada pengungsi Palestina sampai solusi politik untuk perjuangan mereka ditemukan. "Saya mendesak masyarakat internasional untuk segera meningkatkan dukungannya kepada UNRWA,"tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!