Trump Ampuni Michael Flynn, Eks Penasihat yang Bohongi FBI soal Rusia

Kamis, 26 November 2020 - 07:29 WIB
Trump sendiri telah berulang kali berbicara hangat tentang Flynn, meskipun Jaksa Khusus Robert Mueller pernah memujinya sebagai model kooperator dalam penyelidikan mereka tentang hubungan antara Rusia dan tim kampanye Trump 2016. (Baca: Filipina: Suka atau Tidak, Kami Terlibat Jika Perang AS vs China Pecah )

Pengampunan itu adalah langkah terakhir dalam kasus yang ditentukan oleh lika-liku selama setahun terakhir setelah Departemen Kehakiman tiba-tiba membatalkan kasus tersebut, dan bersikeras bahwa Flynn seharusnya tidak pernah diinterogasi oleh FBI sejak awal.

Flynn mengakui berbohong selama interogasi FBI dengan mengatakan dia belum berdiskusi dengan duta besar Rusia saat itu, Sergey Kislyak. Padahal, saat itu sanksi baru saja dijatuhkan oleh pemerintahan Barack Obama pada Rusia atas tuduhan campur tangan pemilu AS.

Selama diskusi itu, Flynn mendesak Kislyak agar Rusia "seimbang" dalam menanggapi langkah-langkah hukuman dan meyakinkannya; "Kita dapat melakukan percakapan yang lebih baik tentang hubungan kedua negara setelah Trump menjadi presiden."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!