Trump Ampuni Michael Flynn, Eks Penasihat yang Bohongi FBI soal Rusia

Kamis, 26 November 2020 - 07:29 WIB
loading...
Trump Ampuni Michael...
Jenderal Michael T Flynn, mantan penasihat senior Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto/REUTERS/Gary Cameron
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengampuni mantan penasihat keamanan nasionalnya; Michael Flynn, yang dipenjara. Dia dihukum penjara karena berbohong kepada FBI selama penyelidikan terhadap Rusia terkait hubungannya dengan tim kampanye Trump dalam pemilihan presiden (pilpres) 2016.

“Merupakan Kehormatan Saya untuk mengumumkan bahwa Jenderal Michael T. Flynn telah diberikan Pengampunan Penuh. Selamat kepada @GenFlynn dan keluarganya yang luar biasa, saya tahu Anda sekarang akan memiliki Thanksgiving yang benar-benar fantastis!," tulis Trump di Twitter via akun @realDonaldTrump, Kamis (26/11/2020).

Langkah Trump ini sudah diprediksi sejumlah media Amerika yang pada awal pekan melaporkan bahwa presiden akan memberikan grasi kepada Flynn sebelum masa jabatannya berakhir.

Flynn adalah salah satu penasihat senior Trump yang dihukum setelah dia mengaku bersalah berbohong kepada FBI atas komunikasinya dengan Rusia.

Trump sendiri telah berulang kali berbicara hangat tentang Flynn, meskipun Jaksa Khusus Robert Mueller pernah memujinya sebagai model kooperator dalam penyelidikan mereka tentang hubungan antara Rusia dan tim kampanye Trump 2016. (Baca: Filipina: Suka atau Tidak, Kami Terlibat Jika Perang AS vs China Pecah )

Pengampunan itu adalah langkah terakhir dalam kasus yang ditentukan oleh lika-liku selama setahun terakhir setelah Departemen Kehakiman tiba-tiba membatalkan kasus tersebut, dan bersikeras bahwa Flynn seharusnya tidak pernah diinterogasi oleh FBI sejak awal.

Flynn mengakui berbohong selama interogasi FBI dengan mengatakan dia belum berdiskusi dengan duta besar Rusia saat itu, Sergey Kislyak. Padahal, saat itu sanksi baru saja dijatuhkan oleh pemerintahan Barack Obama pada Rusia atas tuduhan campur tangan pemilu AS.

Selama diskusi itu, Flynn mendesak Kislyak agar Rusia "seimbang" dalam menanggapi langkah-langkah hukuman dan meyakinkannya; "Kita dapat melakukan percakapan yang lebih baik tentang hubungan kedua negara setelah Trump menjadi presiden."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved