Seorang Siswa 11 Tahun di Jerman Ancam Penggal Gurunya

Kamis, 12 November 2020 - 02:38 WIB
Siswa itu merujuk pada kekejaman di dekat Paris pada bulan Oktober lalu, di mana guru bernama Samuel Paty dipenggal remaja asal Chechnya setelah menunjukkan kartun Nabi Muhammad di kelasnya selama pelajaran tentang kebebasan berbicara. Kartun yang memicu kemarahan umat Muslim di seluruh dunia itu adalah kartun yang diterbitkan majalah satire Prancis, Charlie Hebdo. (Baca: Putra Mahkota Abu Dhabi Telepon Macron: Kekerasan Tak Wakili Ajaran Nabi Muhammad )

Karina Jehniche memberi tahu Ibu siswa tersebut tentang ancaman pemenggalan kepala, dia diberitahu bahwa dirinya pasti datang ke sekolah karena dia dan suaminya tidak ingin ancaman itu benar-benar terjadi.

Jehniche menambahkan bahwa murid-murid di kelas "sangat terkejut" dengan ancaman itu.

Der Tagesspiegel, mengutip guru lain dari sekolah tersebut, pada Rabu (11/11/2020), mengatakan bahwa murid ini telah membuat pernyataan yang mengkhawatirkan sebelumnya ketika dia membuat komentar usai satu menit mengheningkan cipta untuk mengenang Samuel Paty. Dia bilang jika seseorang berani menghina Nabi Muhammad, dia kemungkinan akan dibunuh.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!