Irak Buka Kuburan Massal 2.000 Warga Sipil yang Dibunuh ISIS
Rabu, 11 November 2020 - 08:57 WIB
Tentara Irak menunjukkan lokasi kuburan massal di dekat Mosul, Irak. Foto/TRT World
BAGHDAD - Pemerintah Irak berupaya membuka kuburan "Al-Khasfa" di Niniwe, utara Irak, tempat pemakaman sekitar 2.000 mayat warga sipil yang dibunuh kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Anggota dewan Dewan Menteri Irak Saad Al-Abdali mengatakan kepada Assabah bahwa pembukaan makam itu membutuhkan "upaya internasional". Menurut dia, “Kuburan massal itu yang terbesar dan paling berdarah."
"Mayat-mayat itu dibuang secara vertikal dan kumulatif, yang berarti sisa-sisa tubuh dan tulang bercampur, sehingga sulit untuk mengidentifikasi para korban dan mengembalikannya ke keluarganya," ungkap Al-Abdali, dilansir Memo.
Pejabat Irak menjelaskan, tim khusus dalam penanganan kuburan massal telah mulai merencanakan penggalian. (Baca Juga: ISIS Luncurkan Serangan di Baghdad, 11 Orang Terbunuh, 8 Luka)
Al-Khasfa terletak di barat daya kota Mosul, Irak utara, di daerah gurun yang ditinggalkan. (Lihat Infografis: Penuh Rintangan, Bisakah Joe Biden Menjadi Presiden Hebat?)
Pada Juli lalu, dilaporkan penemuan kuburan massal berisi sisa-sisa 600 mayat di Irak utara. (Lihat Video: Terkait Status Habib Rizieq, Ini Penjelasan Polisi)
Anggota dewan Dewan Menteri Irak Saad Al-Abdali mengatakan kepada Assabah bahwa pembukaan makam itu membutuhkan "upaya internasional". Menurut dia, “Kuburan massal itu yang terbesar dan paling berdarah."
"Mayat-mayat itu dibuang secara vertikal dan kumulatif, yang berarti sisa-sisa tubuh dan tulang bercampur, sehingga sulit untuk mengidentifikasi para korban dan mengembalikannya ke keluarganya," ungkap Al-Abdali, dilansir Memo.
Pejabat Irak menjelaskan, tim khusus dalam penanganan kuburan massal telah mulai merencanakan penggalian. (Baca Juga: ISIS Luncurkan Serangan di Baghdad, 11 Orang Terbunuh, 8 Luka)
Al-Khasfa terletak di barat daya kota Mosul, Irak utara, di daerah gurun yang ditinggalkan. (Lihat Infografis: Penuh Rintangan, Bisakah Joe Biden Menjadi Presiden Hebat?)
Pada Juli lalu, dilaporkan penemuan kuburan massal berisi sisa-sisa 600 mayat di Irak utara. (Lihat Video: Terkait Status Habib Rizieq, Ini Penjelasan Polisi)
Lihat Juga :