Putin: Rusia Akan Terus Tingkatkan Senjata Nuklir karena Ada Ancaman

Rabu, 11 November 2020 - 00:27 WIB
Setelah pembicaraan tentang perpanjangan perjanjian New START untuk waktu yang lama berakhir dengan kebuntuan, Moskow dan Washington terlibat dalam negosiasi untuk mencapai perpanjangan satu tahun sementara untuk perjanjian pengendalian senjata. Namun, negosiasi tersebut sejauh ini juga gagal membuahkan hasil.

Rusia menawarkan untuk memperpanjang perjanjian itu selama setahun tanpa prasyarat, tetapi Gedung Putih menuntut kedua negara untuk membekukan persenjataan nuklir mereka selama perpanjangan perjanjian. Setelah Kremlin menerima kondisi ini, pembicaraan sekali lagi menemui jalan buntu atas tuntutan AS untuk mekanisme verifikasi yang lebih ekstensif untuk perjanjian tersebut.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov menyebut tuntutan AS tidak dapat diterima. "Karena pada dasarnya mereka mengharuskan Moskow untuk memberi AS akses ke elemen paling sensitif dari keamanan nasional kami," ujarnya, dengan mengecam Washington karena tidak mau menemukan kompromi yang dapat diterima.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!