Iran Ungkap Keberadaan Kota Rudal Bawah Tanah Rahasia

Rabu, 11 November 2020 - 07:07 WIB
Juru Bicara Pemerintah Iran Ali Rabiei mengumumkan dalam konferensi pers bahwa kenaikan harga barang terutama disebabkan oleh kekurangan mata uang asing akibat sanksi AS.

"Kami harus menerima bahwa kami tidak memiliki cadangan mata uang asing yang cukup, tetapi kami melakukan upaya ganda untuk mengamankan jumlah mata uang asing yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ungkap Rabiei.

AS menarik diri dari kesepakatan nuklir dengan Iran pada Mei 2018, dan kembali menjatuhkan sanksi pada Teheran pada Agustus tahun yang sama.

AS berdalih hendak menekan Iran menandatangani perjanjian baru yang membatasi pengaruh regionalnya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!