10 Perempuan Pejuang di Palagan Perang Dunia

Minggu, 08 November 2020 - 06:29 WIB
Terlepas dari mana buku yang mencertakan sosoknya yang benar, yang pasti Freydis adalah wanita kuat yang tidak takut menghadapi musuhnya. (Baca: Jurus Jitu Berbagai Kota di Dunia Kurangi Kemacetan)

8. Aethelflaed (Pejuang bangsa Mercia Inggris kuno)



Seperti Boudica, ratu Inggris lain juga ada yang berjuang mempertahankan tanahnya dari penjajah asing. Kali ini penjajah itu adalah Viking, dan pejuangnya adalah Aethelflaed, putri Alfred yang Agung.

Menikah dengan raja Mercia di Midlands Inggris, "Lady of the Mercians" ikut menjalankan pemerintahan karena usia sang suami yang sudah uzur. Aethelflaed memerintahkan pembangunan benteng pertahanan dan melatih tentaranya.

Pada 917 M, dia memimpin pasukannya dan merebut benteng Denmark di Derby, kemudian merebut Leicster. Ketika Wales melancarkan pemberontakan, Aethelflaed menangkap ratu mereka dan menyandera sampai Welsh tunduk pada pemerintahannya.

9. Boudica 60 AD (Ratu suku Iceni Celtic Inggris)



Sejarah Romawi mencatat dengan tinta emas nama dua jenderal besar Roma Julius Caesar dan Scipio.

Tetapi wanita mana yang merupakan salah satu musuh terbesarnya? Pada 60 M, ratu Iceni Boudica

menghancurkan legiun Romawi di Inggris dan menarik perhatian sejarawan Romawi Tacitus dan Cassius Dio.

Terlatih dalam pertempuran sejak kecil, ratu Celtic menolak untuk menyerah saat Romawi menyerbu Inggris. Dia memimpin pasukan prajurit untuk menghancurkan ibu kota Camulodunum, membantai penduduknya dan mempermalukan tentara legiun. (Baca juga: Horor Macet, Stop Ratusan Kilometer Berhari-hari, Salah Satunya di Brebes 2016)

Dia melanjutkan untuk menangkap London dan Verulamium. Ketika bala bantuan tiba dan Romawi akhirnya berhasil mengalahkan Boudica dan orang Inggrisnya, dia melakukan bunuh diri untuk menghindari penangkapan.

10. The Trung Bersaudara



Kakak beradik Trung adalah pemimpin militer Vietnam yang memerintah selama tiga tahun setelah memberontak pada tahun 40 M melawan dominasi China pertama di Vietnam. Mereka dianggap sebagai pahlawan nasional Vietnam.

Nama mereka adalah Trung Trac dan Trung Nhi. Trung Trac adalah wanita pertama yang menjadi raja Vietnam serta satu-satunya ratu yang terhormat dalam sejarah Vietnam (Lý Chiêu Hoàng adalah wanita kedua yang mengambil alih pemerintahan dan merupakan satu-satunya permaisuri yang terhormat).

Sumber: www.worldatlas.com
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!