Pejuang Palestina Minta Tentara Israel Ditarik Penuh dari Gaza dan Tepi Barat

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 21:50 WIB
loading...
Pejuang Palestina Minta...
Pejuang Palestina minta tentara Israel ditarik penuh dari Gaza dan Tepi Barat. Foto/X
A A A
GAZA - Faksi-faksi Palestina menegaskan kembali sikap bersatu mereka terhadap aneksasi Israel atas Tepi Barat yang diduduki dan penggusuran warga Palestina di Gaza. Itu sebagai tuntutan seperti kesepakatan gencatan senjata dengan Israel.

Menutup pertemuan dua hari yang diselenggarakan oleh Mesir pada hari Jumat, faksi-faksi tersebut menekankan bahwa tahap saat ini membutuhkan "sikap nasional yang bersatu," menolak segala bentuk aneksasi dan penggusuran di Gaza, Tepi Barat, dan al-Quds.

Mereka mengecam persetujuan awal parlemen Israel (Knesset) untuk mencaplok Tepi Barat yang diduduki sebagai "agresi serius terhadap identitas dan eksistensi Palestina."

Melansir Press TV, pertemuan tersebut diadakan di tengah upaya internasional untuk mengkonsolidasikan perjanjian gencatan senjata Gaza yang dicapai awal bulan ini dan untuk mengatasi dampak perang genosida Israel.

Beberapa faksi Palestina menghadiri pertemuan tersebut untuk membahas perkembangan terbaru perjuangan Palestina dan fase kedua rencana gencatan senjata Presiden AS Donald Trump, sebagai persiapan untuk mengadakan dialog nasional yang komprehensif guna memulihkan persatuan nasional.

Dalam komunike bersama, faksi-faksi Palestina menuntut penarikan penuh pasukan Israel dari Jalur Gaza, pencabutan penuh pengepungan yang diberlakukan di wilayah tersebut, dan segera dimulainya proses rekonstruksi komprehensif Jalur Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved