Austria Akan Tutup Masjid 'Radikal' setelah Serangan Teror Wina
Sabtu, 07 November 2020 - 06:48 WIB
Pernyataan itu, seperti dilansir AFP, Sabtu (7/11/2020), mengatakan masjid akan ditutup setelah terungkap informasi bahwa masjid tersebut telah melanggar aturan atas "doktrin agama dan konstitusinya", serta undang-undang nasional yang mengatur lembaga-lembaga Islam. (Baca juga: Giliran Serangan Teror Guncang Wina, Macron Shock dan Ancam Musuh )
Juga pada hari Jumat, Kejaksaan Wina mengatakan kepada AFP bahwa enam dari 16 orang yang ditahan sejak serangan itu telah dibebaskan, dengan sisanya tetap ditahan saat penyelidikan terhadap lingkaran penyerang berlanjut.
Fejzulai yang berkewarganegaraan ganda Austria-Makedonia, sebelumnya telah dihukum karena mencoba bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah.
Juga pada hari Jumat, Kejaksaan Wina mengatakan kepada AFP bahwa enam dari 16 orang yang ditahan sejak serangan itu telah dibebaskan, dengan sisanya tetap ditahan saat penyelidikan terhadap lingkaran penyerang berlanjut.
Fejzulai yang berkewarganegaraan ganda Austria-Makedonia, sebelumnya telah dihukum karena mencoba bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah.
(min)
Lihat Juga :