Pertempuran Sengit Pecah di Ethiopia
Kamis, 05 November 2020 - 01:38 WIB
Pertempuran sengit pecah di wilayah Tigray, Ethiopia. Foto/CBC
ADDIS ABABA - Pertempuran hebat berkobar di wilayah Tigray utara Ethiopia pada Rabu, setelah perdana menteri melancarkan operasi militer sebagai tanggapan atas apa yang dikatakannya sebagai serangan terhadap pasukan federal.
Ketegangan meningkat sejak September lalu ketika Tigray mengadakan pemilihan daerah yang bertentangan dengan pemerintah federal, yang menyebut pemungutan suara itu "ilegal". Dalam beberapa hari terakhir, kedua belah pihak saling menuduh merencanakan konflik militer.
Pada Rabu pagi, partai yang berkuasa di Tigray, Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF), mencoba mencuri artileri dan peralatan lain dari pasukan federal yang ditempatkan di sana, kata kantor Perdana Menteri Abiy Ahmed.
"Garis merah terakhir telah dilanggar dengan serangan pagi ini dan karena itu pemerintah federal dipaksa untuk melakukan konfrontasi militer," katanya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (5/11/2020).
Ia menambahkan bahwa tujuannya adalah untuk mencegah ketidakstabilan melanda negara dan wilayah tersebut.(Baca juga: Ethiopia Larang Penerbangan di Atas Bendungan Demi Keamanan )
Juru bicara Abiy, Billene Seyoum, mengatakan kepada Reuters bahwa operasi militer di Tigray telah dimulai, tanpa menjelaskan lebih lanjut. Dua sumber diplomatik di Addis Ababa mengatakan pertempuran sengit, termasuk tembakan artileri, telah terjadi di wilayah utara, yang berbatasan dengan Eritrea.
Ketegangan meningkat sejak September lalu ketika Tigray mengadakan pemilihan daerah yang bertentangan dengan pemerintah federal, yang menyebut pemungutan suara itu "ilegal". Dalam beberapa hari terakhir, kedua belah pihak saling menuduh merencanakan konflik militer.
Pada Rabu pagi, partai yang berkuasa di Tigray, Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF), mencoba mencuri artileri dan peralatan lain dari pasukan federal yang ditempatkan di sana, kata kantor Perdana Menteri Abiy Ahmed.
"Garis merah terakhir telah dilanggar dengan serangan pagi ini dan karena itu pemerintah federal dipaksa untuk melakukan konfrontasi militer," katanya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (5/11/2020).
Ia menambahkan bahwa tujuannya adalah untuk mencegah ketidakstabilan melanda negara dan wilayah tersebut.(Baca juga: Ethiopia Larang Penerbangan di Atas Bendungan Demi Keamanan )
Juru bicara Abiy, Billene Seyoum, mengatakan kepada Reuters bahwa operasi militer di Tigray telah dimulai, tanpa menjelaskan lebih lanjut. Dua sumber diplomatik di Addis Ababa mengatakan pertempuran sengit, termasuk tembakan artileri, telah terjadi di wilayah utara, yang berbatasan dengan Eritrea.
Lihat Juga :