Umat Paroki Berkumpul di Luar Gereja Nice usai Serangan Tewaskan 3 Orang

Senin, 02 November 2020 - 10:24 WIB
Pada Minggu malam, ratusan orang berkumpul di sisi lain pagar pengaman di sekitar Gereja Notre Dame untuk mengikuti misa dari kejauhan. (Baca: Penembakan Kembali Guncang Prancis, Kali Ini Antara 2 Geng Bersenjata )

"Saya dibaptis di sini, menerima komuni suci di sini...orang tua saya dimakamkan di sini. Sangat penting untuk keluar dari solidaritas," kata seorang pengurus gereja, Michele, 67, sebelum misa dimulai, sebagaimana dikutip Reuters, Senin (2/11/2020). "Itu sangat mengejutkan...Itu adalah tindakan barbar."

Serangan di Nice menyusul pemenggalan terhadap seorang guru sekolah di pinggiran Paris pada 16 Oktober oleh seorang pria kelahiran Chechnya. Guru bernama Samuel Paty, 45, dibunuh secara brutal saat perjalanan pulang dari sekolah tempat dia mengajar pada 16 Oktober. Paty dibunuh setelah memperlihatkan kartun Nabi Muhammad kepada murid-muridnya di kelas untuk mengajarkan pelajaran tentang kebebasan berbicara dan berekspresi.

Berdiri di tangga gereja, yang ditutupi karangan bunga dan lilin, uskup Nice; Andre Marceau, memberikan penghormatan kepada ketiga korban. (Baca juga: Begini Kronologi Serangan Teror Gereja Nice Prancis yang Tewaskan 3 Orang )

"Makna dari perayaan ini adalah untuk berbicara tentang...kebingungan kami, kesedihan kami, penderitaan kami, mungkin perasaan marah kami, perjuangan kami untuk memahami,” kata Marceau sebelum misa. "Dan di atas segalanya, untuk memberi kekuatan bagi pembawa damai kita."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!